Kubawa pulang

Tinta hitam tergores dari ujung pena. Menandai putihnya kertas di meja. Tertulis namamu, di atas kertas ini. Masih jelas, anggun dan menawan. Sungguh indah, kertas itu kubawa pulang. Ku simpan baik, dan engkau pun juga.

Dicintai dan dilupakan

Sebenarnya itu tidak salah. Dulu, kita adalah sepasang remaja yang saling mencinta. Semua bermula dari kita yang kurang mengerti. Bagaimana seharusnya sepasang kekasih mencinta dan mencintai satu sama lain. Ya, semua itu. Dan begitulah kita berakhir, dan beginilah kita akhirnya. Selamat menikmati hari harimu tanpaku. … Lanjutkan membaca Dicintai dan dilupakan